Cherumu.com

Ketika Media Sosial Di Jadikan Pedoman Oleh Manusia

9 Nov 2016 - 07:33 WIB
Motivasi / Sosial /   Maschun Sofwan 0 Comments

Kita sangat memahami dan mengetahui jika masyarakat negeri ini mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan orang tua sekalipun telah terjerumus dalam pedoman yang salah dimana mereka telah menjadikan media sosial sebagai panutan dan keputusan salam menilai sesuatu. Tak mengira dan menelysuri itu benar atau salah, baik maupun buruk yang jelas media sosial telah menjadi tempat untuk mereka menimba berbagai informasi yang kadang tak berefek baik bagi mereka hingga menimbulkan faham yang salah dan timbullah keresahan dalam diri dan lingkungan sekitar.

Mereka terlalu mengtuhankan Media sosial dimana mereka apa-apa selalu mengambil pedoman di media sosial, menuliskan sesuatu yang berbau sara, menyebarkan fitnah yang tak sewajarnya dan sikap kekerasan lainnya yang tentunya akan dilihat orang yang ada di media sosial tersebut. Tanpa anda sadari jika apa yang bagikan di media sosial memiliki pengaruh besar untuk orang lain dan bisa jadi informasikan yang kau bagikan menjadi bahan rujukan untuk mereka berbuat sedemikian juga nantinya.

Media sosial telah mengambil kendali dalam kehidupan di era saat ini. Lihat saja para pelajar kita yang begitu lalai dengan pelajarannya, lihat saja peran orang tua dan guru tak lagi menjadi panutan bagi mereka, mereka lebih memahami panutan yang ada di media sosial daripada pendidikan yang sesungguhnya dan begitu juga orang dewasa bahkan orang tua sekalipun begitu sangat sering menjadikan media sosial untuk melakukan petbuatan yang tak seharusnya di bagikan di media sosial.

Lihat berbagai isu yang teejadi belajangan ini terjadi karena berbagai informasi hoax yang dipublish dimedia sosial. Dimana saat dibagikan awal perkataanya begini namun lama kelamaan hal itu bisa saja vetubah dari satu orang ke orabg lain dan kita sangat mengetahui jika sekedar informasi bisa berubah begitu cepat dan pengaruhnya sangat signifijan dalam negeri ini, Alhasil negeri ini dan lingkungan salam persatuan akan mengalami fase perpecahan karena diadu domba oleh media sosial yang seharusnya dijadikan media hiburan menciptakannya bukan ladang untuk saling membahayakan.

Jadi gunakanlah media sosial dengan tidak mengubah arti dari adanya media sosial tersebut. Jangan jadikan media sosial pedoman untuk dijadikan vahan untuk mengatungi kehidupan ini dan bijaklah salam membagikan segala sesuatu didalamnya agar tak menjadi polemik dalam negeti ini. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.


TAGS   Sosial / Motivasi / motivasi /