Cherumu.com

Bebas Berpendapat Tapi Jangan Kebablasan

24 Nov 2016 - 07:30 WIB
Motivasi / Pendidikan /   Maschun Sofwan 0 Comments

Menyikapi apa yang sedang dirasakan dan terjadi dalam negeri ini tak lain jika banyak orang berpendapat tak sesuai dengan apa yang dia bahas. Karena sebuah kepentingan dan perihal lain sebagainya, mereka mengeluarkan lisan dengan sewenang-wenangnya tanpa memikirkan dampak apa yang ditimbulkan jikalau mereka berkata seperti itu. Demi sebuah misi dan hasrat yang menutupi akal sehat, mereka berkata jika itu tak bagus, jika itu tak benar dan jika itu bertentangan dengan hukum dan lain sebagainya.

Dalam hal berpendapat tentunya tak ada yang melarangj jika itu baik untuk menyelesaikan suatu perkara. Namun dalam berpendapat tentunya ada fase dan aturan mainnya agar dalam berpendapat tak menimbulkan kecemasan bagi orang lain dan juga kegaduhan baik bagi kita sendiri maupun kasus yang sedang menimpa tak menjadi semakin sulit.

Jangan biarkan lisanmu berpendapat jika itu hanya akan memperburuk keadaan, jangan berpendapat dalam sebuah misi jika itu hanya akan menimbulkan perkara dalam hidupmu yang pada akhirnya pendapatmu itu akan mengantarkanmu pada situasi yang sulit untuk kau pikirkan dan rasa sesal tentunya menghampirimu kelak jika pendapatmu itu bertentangan dengan apa yang telah ditetapkan dalam peraturan negeri ini.

Berpendapat tentunya tak ada yang melarang namun berpendapatlah dengan bijak dan tak berlebihan dan keluar dari batas alias kebablasan dalam berpendapat. Jika pendapat yang kau pikirkan itu tak layak kau publikasi, jangan kau sampaikan karena bisa jadi bisa mengundang petaka bagimu. Jangan jadikan pendapatmu biang dari kehancuran bagi dirimu dan kerusuhan bagi lingkunganmu karena lisan efeknya sangat kejam jika itu tak kau jaga dengan baik dan benar.

Karena hanya kau seorang yang berpengaruh dalam lingkunganmu maka kau selalu berpendapat jika kau melontarkan pendapatmu dengan brutal hingga kau tak lagi memikirkan apakah perkataanmu itu telah melukai orang lain, kelompok lain, agama lain dan ketenangan suku dan berbangsa dan bernegara. Kau publik figur jadi berpendapatlah dengan hal yang wajar dan jangan saling singhung itu dan ini karena itu telah merusak ketentraman bagi orang lain. Semoga kita selalu mengerti dan menguasai diri dalam berpendapat haruslah memikirkan apakah itu sudah benar atau salah jangan sampai kebablasan. Terima kasih.

 


TAGS   pendidikan /


Hot Posting

Hot Comment