CHERUMU.COM

Biarku Ukir Senyummu Di Setiap Lembaran Rindu

13 Mar 2017 - 17:59 WIB
fiksi, cerpen /   Maschun Sofwan 0 Comments

Tak Mengapa aku biarkan rasa ini tumbuh kering tanpa ada sinar yang mengelilinginya. Tak mengapa rindu ini bercengkrama sepi tanpa hadirmu didalamnya, dan tak mengapa hati ini merasa resah ketika ia tak dapat terdengar berbicara tentangmu. Aku merasa, begitu terasa jika hadirmu bukanlah untukku namun entah kenapa hati ini memilihmu untuk bercerita, bercerita tentang cinta yang tak sanggup aku jadikan nyata. Bila saja aku mampu menjadi diri seperti mereka yang begitu berani mengungkapkan apa yang mereka rasa, lalu terdengar merdu bagaikan alunan nada indah diteliga sang pujaan hati lalu keduanya terhanyut di dalam buaian indah jalinan asmara, tentunya aku tak akan pernah melakukan hal ini, aku tak akan mau terpaku dalam bait-bait gelisah dalam tulisan saja memujimu, tentu aku akan bertindak sejak hari itu, hari dimana hati ini mulai merasakan hadirnya cinta itu lalu mengatakan semua apa yang aku rasa ini kepadamu.

www.pexels.com

Namun Sepertinya aku bukanlah jiwa yang ditakdirkan seperti itu, aku bukanlah diri yang dilahirkan untuk seorang pemberani seperti mereka. Entah kenapa aku begitu sulit, begitu takut ketika rasa ini mengenal cinta lalu datang dihadapannya untuk mengungkapkannya. Entahlah, sejak hari itu yang jelas aku sudah terbiasa dengan keadaan diri seperti ini, ketika cinta datang dalam hidupku, aku lebih nyaman mengatakannya kepada bintang malam yang selalu setia mendengar keluh kesahku. Aku lebih nyaman berbicara dihadapan tuhanku tentang cinta yang aku kagumi dirinya dan aku lebih nyaman mengukir indah senyumnya dalam lembaran rindu hariku. Seperti dirimu, dirimu yang kini bertahta merdu dalam alunan nada indah waktuku.

Senyummu telah aku ukir sejak hari itu datang menyambut dirimu hadir dengan cinta, sejak pertama kali kau menampakan diri dihadapanku. Memang tak ada yang pernah menyangka jika hati akan memilih tempatnya sendiri untuk dia berlabuh, namun kadang tempat yang dituju bukanlah tempat yang mudah untuk di tempati, kadang harus terluka bahkan air mata harus menetes disetiap jalan menuju tempat tersebut. Banyak yang berkata jika cinta itu kehidupan, kehidupan yang di dalamnya terdapat rintangan dan cobaan. Bagaimana pun keadaannya, kita harus tetap tabah dalam menjalaninya dan terus berusaha agar menemukan tempat yang memang telah ditakdirkan untuk kita bahagia. Sepertinya tak ada yang salah dengan perkataan tersebut dan Aku merasa hal itu terjadi di dalam hariku saat ini, di dalam hati ini mengenal cinta atas namamu.

Bagiku, itu bukanlah perkara yang mudah untuk aku lewati. Berbagai hal harus aku tanggung dan berbagai cobaan terus datang menghadang tanpa permisi. Tapi diri ini akan terus mencoba untuk tidak berhenti begitu saja, pergi begitu saja untuk menghalau gelisah hati tentang cinta itu, namun semakin aku mencoba, semakin cinta memukulku untuk menyerah dan tunduk dalam impian milikinya yang tak akan pernah menjadi ada kalau tiada mungkin akan terjadi. Hingga berulang-ulang, rasa menyerah ingin pergi terus terdengar bergejolak dalam hatiku, namun semakin aku bersikap kasar akan hal itu, semakin hati membatah jika ia tak akan pernah bisa menghapus lara jika aku hanya diam dalam sikap yang tak wajar dalam menerimanya hadir dengan baik dan menunggu kehadiranya dengan indah dalam waktuku.

Perlahan, aku mencoba untuk bersikap baik, belajar untuk menghargai apa yang terjadi dalam waktuku dan salah satu yang aku harus belajar banyak adalah tentang rasa, tentang cinta yang memilih dia sebagai keindahan anugerah dari tuhanku dan aku harus mengsyukuri kehadirannya itu. Semenjak hari itulah aku tak lagi menyalahkan siapapun untuk hal yang terjadi dalam hidupku dan termasuk dia yang telah menyita banyak lelah hati dalam waktuku. Aku mulai mengerti cinta yang sesungguhnya dan aku mulai mengerti banyak tentang dia yang ditakdirkan tuhanku untuk bertemu dengan salah satu dari ciptaan indah sepertinya dan aku harus berterima kasih tentang apa yang telah di berikan tuhanku dalam hidupku.

Untukmu Wanita terindah, senyum yang indah dan mata yang indah. Aku memang tak pernah menampakan diri sebagai jiwa yang mampu mengungkapkan rasa itu dengan nyata di hadapanmu, namun tahukah engkau jika aku pernah berusaha membuka diri untuk berusaha mendekatimu, berusaha agar kau peka dengan perhatian yang aku ucapkan kepadamu, dan tanda senyum penuh bahagia yang pernah aku berikan kepadamu, namun hingga penantian yang aku luangkan untuk menunggu jawab pastimu sepertinya tak pernah ada dan itulah sebabnya sejak hari itu aku berhenti, berhenti untuk menggunakan cara itu karena aku telah mengerti jika kau memang tak akan pernah mengerti dan memahami adanya cinta di dalam hatiku untukmu. Aku menjauh perlahan sangat jauh.

Aku tak lagi seperti hari dimana aku begitu sering bertanya kepadamu walaupun untuk hal yang tak penting untuk aku tanyakan kepadamu. Aku tak lagi ada ketika kau membutuhkan bantuan tentang apa yang sedang terjadi dalam harimu dan aku tak lagi bercerita tentang apa yang aku rasa sangat penting untuk aku sampaikan kepadamu. Hari itu aku tak lagi mendekatimu seperti hari dimana aku begitu sering dan sangat ingin selalu ada di dekatmu walaupun sebentar. Hari itu aku tak lagi ingin menatap mata indahmu, melihat senyummu dalam waktuku, bukan karena aku membencimu, menyalahkan hadirmu hingga aku melakukan itu semua untuk menghindarimu, bukan itu, hanya saja aku tak mampu lagi menanggung rindu atas cinta ini jika aku terus berlaku seperti itu Karena aku tahu jika rasa yang aku miliki cinta bertepuk sebelah tangan.

Untuk itulah, aku memilih jalan ini, jalan yang memang tak mudah untuk aku jalani, jalan yang tak mudah untuk aku menanggung rindu yang menyerangku kapan saja. Namun aku hanya yakin dan percaya jika jalan ini, jalan terbaik yang aku pilih untuk perlahan bisa melupakanmu walaupun hanya sejenak itulah lebih baik aku rasa ketika aku terus menatap senyummu yang tak pernah bisa aku miliki dalam kenyataannya. Tak mudah memang, hati ini begitu terluka dan air mata ini kadang menunggu perintah diri ketika hanyut dalam kesedihan dia menetes bagaikan hujan hari ini yang tak tahu kapan akan berhenti.

Tak mudah memang untuk melupakan sesuatu yang telah tertulis dalam hati dan mungkin saja hilang namun itu dalam ucapan saja, namun nama itu akan selalu ada di dalam lembaran rindu yang tak pernah padam dan hilang. Seperti itu pula dirimu dalam hidupku. Saat ini kesempatan itu memang masih ada untuk aku buktikan kepada dunia jika aku sangat mencintaimu dan ingin hadirmu bukan Cuma rindu yang aku rasa, namun ingin hadirmu nyata dalam hidupku, namun rasanya itu permintaan terlalu tinggi untuk aku ungkapkan dihadapan tuhanku dan malu rasa jika aku terus berharap kepada sesuatu yang bukan di takdirkan untukku.

Walaupun aku tahu kata mungkin itu masihlah terbuka lebar dan aku percaya apa yang tak bisa dilakukan oleh tuhanku didunia ini, namun sebelum permintaan itu aku katakan, lebih baik aku mengurungkannya dalam-dalam karena aku tak mau berharap kepada sesuatu yang tak pasti. hati memang berbicara tentang cinta dan rindu, namun hidup bicara tentang kenyataan yang harus dijalani dan itu harus singkron dan jika tidak maka cinta tak akan pernah menjadi hidup yang bahagia.

Sementara aku belum memiliki untuk yang kedua itu saat ini dimana aku masih dalam tahap pencapaian tarap hidup yanglebih baik dalam mengejar impianku, dan saat ini aku baru memiliki cinta saja yang hanya bisa mencintai dan meridukanmu saja di setiap waktuku dan aku sangat sadar jika kau membutuhkan keduanya dan aku tak akan bilang jika kau seorang wanita yang hanya mementingkan kehidupan saja tanpa memikirkan cinta, itu tak akan aku ucapkan kepadamu karena aku sangat sadar jika cinta akan lebih komplit jika kebutuhan hidup terpenuhi dengan baik dan aku selalu berupaya untuk berdoa agar kau mendapatkan seseorang yang jauh lebih dari aku.

Di Balik segala kata yang terucap tentang cinta mungkin bisa berjanji, namun cinta tak pernah bicara tentang kenyataan namun cinta butuh kepastian yang indah bagaimana seseorang bisa menjalani dengan baik karena kadang cinta hadir hanya sebuah jembatan yang kadang akan mengantarkan seseorang kepada tempat yang salah jika dia terlalu memaksa cinta jika cinta yang diarasa itu miliknya padahal itu hanya proses menuju tempat yang indah setelahnya. Memaknai cinta itu sangat mudah, namun menagkal dia hadir itu tak akan pernah bisa, siapapun dia, ketika cinta itu datang, maka sudah pasti dia akan sulit untuk menepisnya untuk merasa lalu ketika telah merasuki jiwa asmara maka akan menjadi sebuah ladang puisi dalam waktunya.

Namun Jangan pernah takut atas kehadiran cinta dalam hidupmu karena cinta salah satu anugerah tuhan yang patut kita syukuri apapun yang terjadi didalamnya. Tak perlu pula kau menutup diri untuk tidak mengenal cinta kembali ketika cinta melukai hatimu, meninggalkanmu pergi, dan membuatmu meneteskan air mata karena perlu kau tahu juga jika di dalam cinta terdapat berbagai pelajaran hidup yang akan memberikanmu manfaat yang luar biasa jika kau mengenalnya dengan baik. Seperti itulah apa yang terjadi dalam cinta yang aku miliki, rasa yang kini tertulis disetiap lembaran rindu yang aku rasa. Aku akan terus berusaha menganggap rindu itu sebagai pelajaran dari cinta yang akan memberikanku sebuah jalan menuju bahagia yang ditakdirkan sang kuasa untukku kelak.

Walaupun cinta itu bukan ditempatkan pada seseorang yang aku kenal hatinya seperti dia yang saat ini sedang berada dalam rindu ini, namun aku percaya jika janji tuhanku akan lebih indah ketika waktunya nanti tiba. Jika kau bertanya, apakah aku bahagia saat ini dengan rindu yang begitu sering mengancamku untuk berlaku curang mengabaikannya pergi, tentu aku akan menjawab dengan kata tidak. Aku menjalani waktuku indah baik, sangat indah bahkan aku sangat bahagia dengan semua yang aku rasa, merasakan jika rindu ini terlalu indah jika aku lewatkan begitu saja tanpa ada coretan indah di dalamnya. Aku harap semua akan bicara begitu jika cinta sedang melanda dalam waktu di dunia ini, termasuk kamu yang mungkin saja saat ini sedang merindukan seseorang dalam malam bahkan siangmu.

Semoga cinta yang kau rasa saat ini membuatmu tersenyum lalu berbuah bahagia kelak nanti dan itulah yang sering aku lantunkan disetiap doa sujudku kepadaNYA dan di setiap cinta yang terasa akan aku catat dalam lembaran rindu waktuku ini agar ketika semua berlalu dan senyummu tak pernah aku lihat lagi disini maka karya ini dapat memberikan sebuah bukti jika seseorang hadir diatas dunia ini pernah memperlakukan kehadiran cinta dengan baik dalam hidupnya dan dia adalah aku, aku yang pernah mencintamu dengan cara cinta yang indah bertahta ketulusan berbalut keikhlasan tanpa menuntut apapun di dalamnya.

“ Seperti senyummu, tak pernah terasa lelah kau memberikan keindahan itu kepada mereka dan tak pernah menuntut agar mendapatkan pujian dari merkea, begitu pun dengan rindu yang aku rasa, tak akan aku biarkan hati ini menuntut agar bisa terbalas ucap darimu karena aku yakin sesuatu yang dilakukan dengan ikhlas maka akan mendapatkan hasil yang baik dan seperti pula aku menghargai rindu dan cinta yang terasa atas namamu walaupun tak pernah kau tahu, tapi tuhanku tahu dan mungkin saja mereka diluar sana tersenyum dengan rindu yang tertulis dalam karya ini dan mereka berkata jika masih ada seseorang yang begitu menghargai cinta dalam hidupnya dan orang itu adalah aku, aku yang menuliskan ini untukmu “.


TAGS   cerpen /


Hot Posting

Hot Comment