Cherumu.com

Pacaran Atau Pernikahan?

25 Apr 2017 - 08:21 WIB
OPINI /   Maschun Sofwan 0 Comments

Jika melihat kedua pertanyaan diatas tentunya sama-sama membina sebuah hubungan seorang laki-laki dan perempuan namun tentunya jika dilihat dari sah, halal, hukum dan masa depan tentunya berbeda. Jika pacaran merupakan sesuatu yang belum pasti dan tidak terikat dengan hukum dan perjanjian lainnya sehingga pacaran boleh dibilang sesuatu yang tabu karena boleh jadi apapun tuntutan anda terhadap pacar anda sudah pasti tidak akan bertentangan dengan hukum yang berlaku. Begitu juga dengan kejadian yang akan datang kepada anda sebagai pasangan dalam pacaran, jika terjadi sesuatu yang merugikan satu pihak, maka tak ada jaminan untuk saling menyalahkan dan saling menuntut pertanggungjawaban.

www.pexels.com

Pacaran juga tidak memiliki masa depan yang pasti dan tidak menjanjikan akan selalu bersama karena boleh jadi suatu ketika hubungan anda akan kandas ditelah dusta sehingga hubungan yang anda bangun selama itu tak berarti apa-apa, pengorbanan yang anda lakukan saat itu tak meninggalkan bekas yang mendalam, yang ada hanya luka dan kesedihan bahkan banyak dari mereka yang membenci cinta dalam hidupnya hingga mengalihkan pandangan jika mereka tak mau lagi mengenal cinta.

Belum lagi hal negatif lainnya jika terjadi dalam pacaran dimana anda melakukan hubungan gelap, maka sudah pasti akan berbuah dosa berkepanjangan, jangankan melakukan hubungan gelap, menyentuh seseorang yang bukan muhrimnya saja itu sudah haram, apalagi sampai melakukan sesuatu lebih dari itu, ya sudah pasti sangat berpengaruh untuk masa depan anda khususnya untuk si wanita karena sudah ternoda maka sulit dikembalikan menjadi utuh kembali, jadi pacaran banyak ruginya dan banyak hal negatif yang terkandung di dalamnya.

Apalagi anda pacaran dengan keyakinan yang berbeda, tentunya lebih buruk dari pada itu semua, karena kita tahu jika membina hubungan berbeda keyakinan tidak disahkan oleh agama manapun termasuk agama islam yang mengharamkan hubungan berbeda agama. Pacaran saja sudah diharamkan, apalagi anda bersentuhan dalam pacaran beda agama itu double haramanya hingga sampai menikah anda masih membina hubungan dengan berbeda keyakinan, maka tiga kali double-nya.

Lalu bagaimana dengan menikah, apakah sama dengan pacaran?, tentunya tidak, karena menikah sudah pasti sudah halal, anda hukum dan perjanjian yang sah dimana anda bukan saja saling menjaga satu sama sekali namun pernikahan anda juga tercantum dalam hukum di negera anda sehingga apapun yang terjadi dalam rumah tanggal anda maka akan terjerat hukum nanti jia berlaku tidak baik dalam pernikahan. Pernikahan juga sesuatu yang baik dimana pernikahan sesuatu yang bukan saja menenangkan hati bahkan anda juga hidup dalam restu kedua orang tua dan sangat berbeda ketika anda pacaran dimana anda bersembunyi mungkin dari hubungan anda namun pernikahan itu nyata jadi pernikahan itu pahala sementara pacaran itu sangat dekat dengan sarang dosa.

Namun kembal lagi ke diri anda masing-masing, mau pacaran atau langsung nikah karena semua orang berhak memilih kehidupannya masing-masing. Apapun yang anda jalani dan ambil dalam kehidupan anda dimuka bumi tentunya ada ada resikonya. Jika sesuatuyang baik dapat anda jalani kenapa harus yang buruk, begitu juga dengan pacaran dan menikah, jika sesuatu yang menguntungkan lebih baik daripada yang banyak ruginya, kenapa harus pacaran dan kenapa tidak nikah saja. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.


TAGS   OPINI /