CHERUMU.COM

Write Up Comedy : Yuk Menulis Lagi!

14 Sep 2017 - 11:07 WIB
OPINI / LIFESTYLE /   Maschun Sofwan 0 Comments

Assalamualaikum Warohmatullahibarkatuh,  salam sejahteta untuk kita semua.

Perkenalkan nama gue maschun sofwan, gue berasal dari kota jambi tepatnya gue berdiam sepi di desa semurung air hitam dan gue merupakan anak ketiga dari enam bersaudara.

Pada kesempatan kali ini, gue mencoba untuk menghibur pembaca setia blog ane,  sobat blogger baik yang ada maupun yang sudah tiada (nggak ngeblog lagi maksudnya) lewat coretan ini.

Ya, walaupun gue bukan seorang pelawak ataupun komika yang mahir menjual kata menjadi tawa namun mencoba lebih baik daripada tidak sama sekali dan berharap tulisan ini bisa memotivasi kawan blogger khususnya sobat blogdetik ini yang kini menghilang tanpa jejak alias pergi tanpa pamit tanpa meninggalkan sepersen tulisan pun di dalam blognya.

Masalah yang ingin gue sampaikan dalam write up comedy blogdetik ini adalah tentang menulis. Ya walaupun gue juga bukan penulis terkenal ataupun ingin dikenal tapi paling tidak aku pernah berusaha ingin seperti itu.

Bicara mengenai blogdetik, gue sudah 5 tahun berada disini dan alhamdulillah sudah menulis berbagai macam tulisan dan alhasil semua tulisan gue terkenal, ya terkenal di dunia gaib, eh salah, dunia maya maksudnya.

Selama itu gue menulis di blogdetik ini, gue tentunya banyak hal yang gue dapat dan itu semua sangat berarti buat gue untuk terus menulis karena blogdetik itu gratis bro.

Selain gratis, tentunya juga blogdetik baik untuk kesehatan karena dengan menulis, pikiran kita tidak tertutup kaya rumah kosong, namun akan terbuka dan dapat menyampaikan unek-unek yang mungkin saja telah berkarat dalam diri.

Soal menulis, tentunya banyak cara untuk bisa menulis dengan syarat harus fokus, Namun jangan fokus tebar kebencian, lebih baik tebar pesona biar ngga jomblo lagi, hehe.

Bicara tentang kebencian, tentu saat ini sungguh memperhatinkan karena banyak bertebaran di sosmed, dimana mereka menulis tak kenal kawan dan lawan, saudara dan sanak family. Mereka menulis status yang kadang sangat nyeleneh, bukan saja mengumbar kebencian terhadap orang lain, agama, instansi dan lembaga tapi kadang mereka kelewatan sampai-sampai mereka lupa sudah membenci dirinya sendiri juga, parah kan!.

Contohnya saja ketika mereka patah hati pasti mereka menulis disosmed “kok gini amat nasib gue, gue sial amat yak” dan hal lain yang merendahkan diri sendiri.

Dan tak kalah mirisnya lagi, mereka menulis tentang keburukan keluarga dan diri sendiri yang tentunya sangat buruk jika hal itu diumbar-umbar disosmed.

Jika hal itu terjadi, bukannya bikin tenang malah bikin pusing dan jika status anda kurang berkenan dihati orang lain maka akan kena batunya nanti.

Termasuk gue juga, gue juga suka menulis status di sosmed namun status bukan status sembarangan, bukan juga menulis status belum kawin (KTP kali yah), tapi ngak apa-apalah promosi dikit”, hehehe.

Maksudnya, status yang gue tulis tak mengandung kebencian tapi mengandung racun, bukan racun benaran tapi meracuni yang membaca bikin baper.

Jadi, untuk para penebar status disosmed, jangan cuma asal tulis saja karena itu tak berarti apa-apa buat kalian dan lebih baik tulis yang bermanfaat itu jauh lebih baik dan jika tak ada ranah untuk menyampaikan inspirasi sobat semua, tenang ada blogdetik yang bisa anda pakai untuk menuangkan ide-ide cemerlang dengan cuma-cuma alias gratis.

Daripada bengong, lebih baik menolong, menolong lewat tulisan. Bagaimana caranya?, dengan tulisan kita, karena diluar sana banyak mereka yang mungkin saja sedang dilanda kegaulauan dan ketika anda menulis sesuai dengan perasaan mereka maka kau telah menolong mereka dengan tulisanmu dan masih banyak lagi arti tulisan ini bagi dunia.

“Jika kau ingin ada dimana-mana, maka jadilah penulis - Maschun”.

Permintaan terakhir, eh salah, emang mau pergi selamanya. Maksudnya akhir dari kata, semoga menghibur anda semuanya dan teruslah berkarya dan menulis untuk menginspirasi dunia bersama blogdetik tentunya, semangat untuk menulis.

Gue Maschun, wassalamualaikum warohmatullahibarkatuh, sampai jumpa di tulisan berikutnya.


TAGS   Opini / Write Up Comedy /