Cherumu.com

Benarkah PCC Jenis Narkotika Baru, Ini Penjelasan BNN

15 Sep 2017 - 05:39 WIB
OPINI /   Maschun Sofwan 0 Comments

Narkotika sedang getar getirnya melanda banga ini dan dalam beberapa bulan terakhir sudah beberapa figur publik yang terseret arus dahsyatnya barang haram ini memusnahkan segalanya. Seperti kasus narkotika yang hangat-hangatnya diperbincangkan yaitu terjaringnya seorang politikus ternama oleh pihak berwajib karena ditemukan dalam kondisi sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu yaitu Indra J Piliang.
Hal itulah perlu dan harus mustinya disampaikan kepada keluarga, Teman-teman, Saudara, dan Sahabat untuk melakukan pengawasan Ekstra terhadap akan bahaya dari barang haram ini. Seperti yang terjadi di RSJ Kota Kendari yang kedatangan hingga sampai 50 pasien, di antaranya ada anak dan remaja dengan gejala yg sama. Mereka tidak sadarkan diri dan berhalusinasi, Info yg didapat dari pasien mereka telah meminum obat yg disebut PCC dan ada juga yang menyebutnya Flakka Jenis Narkotika terbaru, dan obat tersebut didapatkan secara gratis oleh oknum yg mereka tidak kenal, Untuk diketahui Sudah ada Korban Meninggal dunia yang merupakan siswa kelas 6 Sekolah Dasar di Kota kendari.

Namun setelah diselidiki oleh Staf Ahli Kimia Farmasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Mufti Djusnir angkat bicara terkait banyaknya korban berjatuhan usai mengonsumsi obat PCC. Hingga saat ini, tercatat 61 pasien telah dibawa ke sejumlah rumah sakit di Kendari. Mereka hilang kesadaran usai mengonsumsi obat terlarang itu.

Menurut Mufti, harus diyakini dulu apa yang telah dikonsumsi korban hingga menimbulkan dampak demikian. Sebab, dari informasi yang didapatkan, ada beberapa macam obat yang diracik dan ia mengatakan jika PCC bukan jenis narkotika baru namun obat ini sangat membahayakan jika dikonsumsi sembarangan apalagi anak dibawah umur.

Jika ditelusuri dari pengakuan salah satu korban, terungkap bahwa dia telah mengonsumsi tiga jenis obat berbeda, yakni Tramadol, Somadril, dan PCC. Ketiga jenis obat itu dicampur dan diminum secara bersamaan dengan menggunakan air putih.

Ragam jenis obat tersebut, kata dia, ada sebagiannya yang sudah tidak tersedia lagi di pasaran lantaran ditarik dari peredaran. Karena itu, aparat hukum harus menyelidiki oknum yang menyebarkan obat berbahaya tersebut.

Lalu Apa itu Obat PCC?, Obat PCC memiliki kandungan senyawa Carisoprodol. Jenis obat ini berfungsi mengatasi nyeri dan ketegangan otot. Obat ini tergolong muscle relaxants (pelemas otot). Obat ini bekerja pada jaringan saraf dan otak yang mampu merilekskan otot. Obat ini biasanya digunakan saat istirahat, saat melakukan terapi fisik, dan pengobatan lain.

Jadi dapat disimpulkan jika obat PCC ini bukan jenis narkotika baru namun sangat membahayakan jika dikonsumsi tanpa resep dokter. Tetap waspada karena narkotika selalu meningtai anda.


TAGS   Opini /