Cherumu.com

UMP Naik Daya Beli Lesu, Kemungkinan Besar PHK Meningkat

3 Nov 2017 - 10:22 WIB
OPINI /   Maschun Sofwan 0 Comments

Seperti yang telah diinformasikan oleh Gubernur baru terpilih Anies Mengatakan jika upah minimum provinsi akan (UMP) naik 8,71% dan jika dianlisir untuk DKI Jakarta Sekitar 3, 6 juta. Menelusuri perihal kenaikan UMP tersebut menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, kemungkinan pengusaha tidak bisa menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan adanya kenaikan UMP ini. Sebab, kata Hariyadi, jika kenaikan UMP itu dimulai dari penghasilan misalnya Rp 3,6 juta, maka pengusaha tetap merasakan kenaikan yang tinggi.

Selain sektor padat karya, toko-toko ritel modern juga bisa terkena dampak dari kenaikan UMP. toko ritel sangat tergantung pada daya beli masyarakat. Jika daya beli lesu, maka otomatis operasional toko ritel bakal berat dengan adanya kenaikan UMP tersebut.

Lihat saja keadaan toko-toko offline saat ini dimana banyak yang tutup seperti di mall-mall. Tentunya dengan kenaikan UMP tersebut akan berdampak pada pemecatan karyawan karena daya beli lesu sehingga pemasukan perusahaan berkurang. Bahkan bisa jadi banyak perusahaan yang gulung tikar karena UMP naik.


TAGS   Opini /