Cherumu.com

Jika Sulit, Biar Kami Menunggu Keadilan Tuhan Saja

20 Feb 2017 - 08:52 WIB
Umum /   Maschun Sofwan 0 Comments
<

Mungkin begitu adanya jika Keadilan dalam negeri ini seakan tercipta hanya untuk mereka yang kuat saja, untuk mereka yang berkuasa saja, untuk mereka yang ahli membolak-balikan fakta saja, untuk mereka yang memiliki jabatan saja dan untuk mereka yang menguasai ilmu hukum itu saja, sementara kebenaran yang jelas nyata adanya tak pernah terungkap dengan jelas bahkan tersentuh sama sekali sehingga menimbulkan sebuah aliran kaum tanya dalam negeri ini, Benarkah hukum di negeri hanya teori saja tertulis dalam undang-undang yang berlaku atau itu memang sulit untuk diungkapkan agar menjelma menjadi praktek dilapangan yang benar-benar ada buktinya atau juga mereka lebih takut kepada hukum dunia, kehilangan harta, tahta daripada pemilik dan pencipta dunia ini.

Sepertinya begitu rasanya jika keadaan telah memberi pemahaman yang jelas terjadi dalam negeri ini bahkan peristiwa yang dulu, perstiwa yang pernah membuat seseorang harus merelakan masa hidupnya untuk menanggung beban keadilan hukum yang salah hingga saat ini tak pernah menjawab sedikit pun padahal hingga saat ini dihati rakyat negeri selalu bertanya, dimana berkas dan kesalahan itu disembunyikan dan dimana keadilan itu diletakan sehingga kami begitu sulit menemukannya. Padahal hukum tercipta dalam negeri ini untuk memberi keadilan dan kedamaian bukan polemik Tanya yang menghujati setiap laku hukum yang dijalankan. Setiap negeri tentunya tercipta hukum yang berlaku untuk memberikan keadilan siapa yang salah haruslah dihukum dan siapa yang benar harus ditegakan. apakah itu salah jika kita bertanya pada hukum yang berlaku, apakah setiap orang memiliki hukum yang berbeda dalam penerapannya walaupun berlaku sama menantang hukum.

Apakah ada pilih kasih dan di istimewakan dalam penerapannya untuk mereka yang secara jelas berbuat salah namun di diamkan saja dengan alasan biarkan hukum yang mengatasinya. Jika menunggu hukum yang menjawab, lalu kenapa hingga saat ini, hukum yang kau maksud tak bisa menjawab dengan tegas untuk mereka yang telah menyita perhatian dalam negeri karena kesalahan mereka yang terlalu berat untuk di biarkan saja berdiri sombong tak merasa jika mereka telah bersalah. Jika menunggu proses adanya hukum saja untuk mengatasi segala hal yang telah jelas mengundang Tanya dalam negeri ini, akankah hukum akan menjadi jawaban yang memuaskan sementara hukum itu sendiri dikuasai oleh mereka yang bersalah, hukum itu telah dibeli untuk mereka yang memiliki banyak uang dan hukum itu telah di ubah untuk mereka yang memiliki kekuasan dan jabatan saja.

Seakan dibuat binggung dan membinggung sehingga ketika semua berlalu, semua berjalan seiring waktu, semua akan menghilang seperti tak ada luka yang mereka tinggalkan dihati kami yang telah terkena dampak dari proses hukum tersebut. Lalu sikap diam mendiamilah yang kami harus tanggung dan tanamkan dalam hati kami dan berdoa agar suatu hari kelak hukum yang sebenarnya datang memberi jawab agar mereka mengerti bagaimana hukum itu diperlakukan dengan sebenarnya. Kami diam saat ini karena lelah menunggu hukum yang ada tak pernah menjadikan semua menjadi ada jawab yang benar namun hanya tertulis rapi dalam sebuah buku tapi sulit untuk digunakan dan diterapkan.

Kenapa kami yang lemah saja yang mendapatkan hukuman setinggi langit, kenapa kami yang berdosa saja yang mendapatkan hukum yang tak sebanding dengan apa yang telah kami perbuat, kenapa hukum pilih kasih, kenapa hukum selalu memandang lemah keberadaan kami dan siapa mereka dan jabatan apa yang mereka miliki sehingga mereka begitu kuat ketika salah jelas mereka perbuat. Apakah harus kita menggunakan hukum sendiri sehingga mereka yang berada didunia hukum ditiadakan saja atau memang menunggu hukum tuhan yang harus menjelaskan semua tentang semua hukum yang sebenarnya. Mungkin rasanya iya, menunggu hukum tuhan yang akan datang tepat pada waktunya untuk menjelaskan pada diri mereka yang begitu mengenal hukum dunia saat ini.

Hukum tuhan yang akan menmberikan mereka hukuman apa yang pantas untuk mereka dapatkan karena telah menggunakan tugas keadilan yang salah padahal mereka sebagai orang yang memegang hukum namun tak digunakan atas dasar kebenaran namun kesalahan dalam sandiwara yang tak pernah nyata. Akan ada waktunya dan akan ada dampaknya suatu hari kelak ketika tuhan menyapamu dengan hukumannya. Hukum tuhan itu akan dengan pastii bukan hohongan seperti kau membohongi mereka dengan hukum yang berlaku dan juga hukum tuhan tak akan membolak balik fakta yang terjadi, namun hukum tuhan akan datang benar kepada mereka yang salah, telah mengabaikan semua kebenaran tanpa kau bisa berkutik sedikit pun dengan apa lagi kau berlindung sementara perlindunganmu ada padanya.

Akan tiba saatnya dimana semua orang akan diam memberimu kekuasaan untuk kau bertindak sejadi-jadinya, namun perlu kau ingat juga jika di balik tawa kemenanganmu, kecerobohanmu membodohi mereka yang tak mengenal hukum dengan baik lalu kau merasa kau terlindung dari hukuman itu Namun tidak dengan tuhanmu, tuhanmu mengetahui segala apa yang telah kau tertawakan, apa yang telah kau sembunyikan dan apa yang telah membuatmu berkuasa dalam dunia ini. Cepat atau lambat, jika hukum dunia ini akan berakhir dimana kau tak mampu lagi untuk kau menutup diri dari perlindungannya, memberimu harapan untuk tetap merasa aman didalamnya namun percayalah jika suatu hari kelak hukum tuhan akan datang, datang untuk bertanya kepadamu yang salah agar dapat merasakan kesalahan itu memang kau yang berbuat dan siapa yang memang benar merasakan kebenaran yang sesungguhnya dan kau tak akan pernah bisa lagi menutupi itu semua dalam hidupmu bahkan matimu.

Sebelum itu terjadi, maka rasakanlah kemenanganmu karena hari ini kau menang dalam proses hukum yang ada dalam negeri ini, kau merasa tidak ada yang mampu menjobloskanmu dalam jeruji besi yang pernah ditanggung untuk mereka yang benar namun pada hukum yang berlaku mereka dianggap bersalah. Walaupun hukum yang ada di negeri ini selalu terbalik dimana siapa yang benar harus disingkirkan dan siapa yang salah harus dimenangkan, namun itu hanya soal waktu saja karena suatu hari nanti tuhan akan menjawab semua keraguan itu dan berharap kau dapat merasakan itu semua dengan baik betapa hukum tuhan itu lebih dahsyat dari apa yang kau bayangkan dan bersiaplah untuk menderita dunia bahkan akhirat selama-lamanya. Semoga bermanfaat untuk anda semuanya, terima kasih.


TAGS   lifestyle /