CHERUMU.COM

  • OPINI / Peristiwa /
    22 Sep 2017

    Kebencian, Mungkinkah Masih Adanya Benih PKI Dalam Negeri Ini?

    Tragedi pembantaian yang dilakukan gerakan anti Pancasila dan pemerintahan kala itu tak akan hilang tentunya dalam sejarah kelam berdiri Republik Tercinta ini. Ulama, Anggota Pemerintan, TNI, Polri dan pihak lainnya yang menjadi korban tentunya menjadi bukti jika kebiadaban PKI ini menyisakan tragedi berdarah yang menakutkan dan memilukan bagi mereka yang mengalami peristiwa ini. Kebiadaban PKI ini terjadi karena adanya kebencian terhadap pemerintahan pada masa itu dan ingin menggantikannya dengan negara komunis bukan berdasarkan Pancasila. PKI tergabung dalam beberapa partai kala itu membentuk kesatuan yang kuat sehingga dalam sekejap mereka dapat menguasai sebagian diwilayah Indonesia seperti yang terjadi Magetan dimana banyak terjadi pembataian yang menurut sejarah paling memilukan.
  • OPINI / Peristiwa /
    14 Sep 2017

    Ketika Orang Pintar Indra J Piliang Terseret Dahsyatnya Arus Narkoba

    Saat ini sedang ramai diperbincangkan seorang pria bernama Indra J Piliang Ditangkap di Tempat Karaoke Taman Sari, Jakarta Barat Terkait Narkoba oleh aparat Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya. Indra ditangkap bersama dua rekannya, Romi Fernando dan M Ismail Jamani, pada Rabu, 13 September 2017. Dari tempat penangkapan, Polisi menyita satu set bong dan cangklong bekas pakai serta satu plastik kosong diduga bekas tempat menyimpan narkoba. Lalu siapa Indra J Piliang ini?, berikut Kilas balik tentangnya : Indra J Piliang dilahir di Kampuang Perak, Pariaman, pada 19 April 1972. Sejak usia 2 tahun sudah diajak ayah dan ibunya ke Sikakap, Kepulauan Mentawai. Ayah Indra, Boestami Datuak Nan Sati, adalah pegawai negeri sipil yang kini sudah pensiun. Ibu Indra, Yarlis, adalah seorang

CHERUMU.COM

Maskun Sofwan
Twitter : @MaschunSofwan Instagram : @maschunsofwan Facebook : Maschun Sofwan WN Website : www.maschun.com Email : maschun17@gmail.com

Hot Posting

Hot Comment

CATEGORY BLOG

Documentary